Implementasi Agile untuk Pengembangan UI Guidofiks: Aplikasi Diagnosis Kendaraan
Main Article Content
Abstract
Perkembangan teknologi informasi telah membawa perubahan signifikan di berbagai sektor termasuk di bagian pengembangan desain antarmuka (UI). Pengembangan UI sangat penting untuk memudahkan pengguna dalam menggunakan sebuah aplikasi. Aplikasi Guidofiks, merupakan aplikasi untuk diagnosis kendaraan, dirancang dengan UI agar mudah digunakan. Aplikasi ini memanfaatkan sistem OBD (On-Board-Diagnostic) untuk memonitor kinerja kendaraan secara real time. Metode Agile dan kerangka Scrum merupakan metode untuk pengembangan UI dari aplikasi Guidofiks, prosesnya melibatkan user story, product backlog, perencanaan sprint, eksekusi sprint, dan sprint review. Didapatkan 9 item utama dalam product backlog, yang akan dibuat oleh tim. Beberapa hasil item yang didapatkan yaitu, login, register, homepage, fitur diagnosa, halaman profil, fitur probabilitas mogok, fitur komunitas, fitur bengkel terdekat, halaman FAQ, dan feedback. Pendekatan Agile pada Guidofiks efektif dalam meningkatkan pengembangan yang responsif terhadap perubahan. Meskipun masih dalam bentuk prototipe, proyek selanjutnya diharapkan dapat mengimplementasikan Agile secara penuh hingga menghasilkan produk perangkat lunak yang lengkap.
Article Details
Copyright
All rights reserved. No part of this publication may be reproduced, stored in a retrieval system or transmitted in any form or by any means electronic, mechanical, photocopy, recording or otherwise, without the prior written permission of the journal.